(IslamToday ID) – TNI Angkatan Udara (AU) mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk kedua kalinya bagi para korban gempa Myanmar, Selasa (1/4) kemarin, dengan menggunakan pesawat C-130 Hercules nomor regis A-1331, dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin.
“Pesawat ini menjadi armada (Hercules) kedua TNI AU yang berhasil mengirimkan bantuan ke Myanmar,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma Ardi Syahri, dalam keterangan resminya yang diterima ITD News, Kamis (3/4/2025) dini hari.
Marsma Ardi mengungkapkan, pesawat yang diterbangkan oleh Letkol Averroes itu, mendarat di Naypyidaw, Myanmar, dengan aman pada pukul 12.58 waktu setempat.
Ia membeberkan, dalam misi tersebut, pasukan TNI AU membawa hingga 10.446 Kg bantuan, mencakup satu unit truk dari Basarnas, 68 koli tenda pengungsi dari Kementerian Pertahanan, serta tiga ekor anjing pelacak dari Dipolsatwa.
Setibanya di Naypyidaw, kata dia, TNI AU menyerahkan seluruh bantuan kepada otoritas setempat untuk didistribusikan ke daerah terdampak gempa berkekuatan 7,7 skala richter tersebut.
Menurutnya, bantuan tersebut, diperintahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, sekaligus merupakan bagian integral dari TNI, khususnya TNI AU yang terus berperan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk dalam misi kemanusiaan berskala internasional.
“Meskipun bertepatan dengan momentum libur Idulfitri 1446 H, TNI AU tetap menjalankan tugas dengan profesional,” kata Marsma Ardi.
Hal tersebut, ungkapnya, juga sejalan dengan tekad Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Tonny Harjono, dalam mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).
Sebelumnya, pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma telah lebih dulu membawa bantuan.
Sementara misi kemanusiaan berikutnya, akan menggunakan Boeing 737-800 dari Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma. [amp]